Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
DediNews – Seiring meningkatnya suhu akibat pemanasan global, wilayah tropis yang banyak dihuni manusia tampak kian kering. Seperti apa?
Peneliti University of Pittsburgh melakukan studi berdasarkan penelitian data iklim 2.300 tahun dari danau Andes Mountains. Para peneliti menyimpulkan, seiring meningkatnya suhu di bumia belahan utara, wilayah tropis akan mengalami musim panas yang sangat kering.
Peneliti menemukan, wilayah garis katulistiwa Amerika Selatan sudah mulai kekurangan hujan. Inti sedimen 1,8 meter dari Laguna Pumacocha di Peru menunjukkan, hujan selama musim panas di Amerika Selatan turun sejak 1900.
Hal ini menjadi perubahan besar pola hujan sejak 300 Sebelum Masehi (SM). Sementara itu, Bumi belahan utara mengalami suhu yang lebih hangat. "Model ini menunjukkan, wilayah tropis menjadi kering hingga pada titik yang belum diprediksikan," ungkap profesor geologi dan sains planet Mark Abbott.
Jika hal ini terus berlanjut, persediaan air akan terganggu dan akan menyebabkan efek yang parah pada sumber air di Bumi, tutupnya.
Oleh: Billy A. Banggawan
Jangan Lupa Kunjungi Setiap Hari http://dedi-news.blogspot.com/
Dedi Suparman 14 May, 2011--
Source: http://dedi-news.blogspot.com/2011/05/pemanasan-global-bikin-daerah-tropis.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar